Kuliner

5 Makanan Khas Tasikmalaya Murah Meriah

1. Rengginang

Mungkin nama makanan ini sudah tidak asing lagi di telinga kalian. Namun, tahukan kalian jika rengginang ternyata termasuk makanan khas yang berasal dari tasikmalaya? Ya, rengginang atau kadang disebut ranginang memang diproduksi Tasikmalaya. Asalnya sama dengan kolontong dan ladu, yaitu dari beras ketan. Makanan ini bisa dikatakan makanan sejuta umat, karena memang disukai banyak orang dari mulai anak-anak hingga orang tua. Namun untuk membuat rengginang, prosesnya cukup lama.

Mungkin kalian hanya tahu rengginang saja. Padahal ada banyak jenis rengginang. Salah satunya adalah renggingan beras ketan hitam. Selain itu, ada juga rengginang terasi. Lalu, ada pula rengginang asin. Satu lagi yaitu rengginang manis. Jadi, kalian bisa mencicipi mana saja yang kalian suka. Setiap orang mungkin memiliki rengginang favorit masing-masing karena rasanya juga berbeda-beda.

Bagaimana dengan harganya? Bukan hanya rasanya saja yang berbeda-beda, harganya pun juga bervariatif. Ada rengginang yang dijual mentah, ada juga rengginang yang tersedia dalam keadaan sudah matang. Tentu saja, keduanya memiliki harga yang berbeda. Bagi kalian yang ingin langsung menikmati rengginang, rengginang matang menjadi pilihan yang praktis. Namun jika kalian ingin membawa pulang untuk oleh-oleh ataupun untuk persediaan makanan cemilan, maka bisa membeli rengginang yang mentah.

Berdasarkan ukurannya, renggingan dibedakan menjadi 3 macam jenis. Kalian bisa membeli rengginang yang berukuran kecil, sedang ataupun besar. Untuk kalian yang ingin membeli rengginang, kalian bisa membelinya dalam kemasan atau membeli kiloan. Bisanya, rengginang kiloan harganya lebih murah dibanding yang sudah dalam kemasan.

Meski bukan makanan mewah, namun rengginang disukai banyak orang, tak memandang kelas sosialnya. Jika kalian suka cemilan kering dengan rasa renyah dan aroma bumbu yang lezat, jangan sampai melewatkan makanan yang satu ini. Jangan bilang tidak suka kalau belum mencobanya. Sekali mencoba, pasti akan ketagihan. Tak perlu gengsi untuk makan makanan tradisional sederhana ini.

2. Cilok Goang

Berbeda dengan cilok pada umumnya, Tasikmalaya punya cilok yang khas sendiri, yaitu cilok goang dan kamipun tertarik untuk memasukannya dalam makanan khas tasikmalaya. Cilok ini terkenal dengan pedasnya yang mantap. Teksturnya kenyal sehingga pembeli akan sangat menikmatinya dan cocok untuk siapa saja. Bagi kalian yang ngaku-ngaku pecinta kuliner pedas, coba sesekali mencicipi cilok goang ini. Memang cilok ini mungkin belum populer ke luar Tasikmalaya. Namun jika kalian sedang jalan-jalan ke Tasik, jangan lupa coba nikmati cilok khas Tasik ini.

Cilok goang benar-benar memanjakan pecinta makanan pedas. Bagaimana tidak, bumbunya saja menggunakan sambal goang (kencur) dan cabe rawit yang super pedas. Di Tasikmalaya, cilok goang ini sering dijajakan berkeliling, di pinggir jalan atau di warung kuliner. Namun jika kalian belum sempat ke Tasik dan penasaran dengan cilok ini, kalian bisa coba membuatnya sendiri di rumah. Bagaimana dengan resepnya?

Pertama, kalian harus mempersiapkan bahan-bahan yang dibutuhkan dulu. Dimulai dari bahan utamanya yaitu tepung kanji sekitar 200 gram saja. Kemudian sediakan juga tepung terigu dengan jumlah yang sama. Lalu, siapkan pula bawang putih 2 siung yang sudah dihaluskan. Kemudian juga kaldu bubuk cukup 1 sendok teh saja. Selanjutnya adalah merica bubuk sekitar seperempat sendok. Bahan-bahan lain yang perlu dipersiapkan adalah air yang nantinya digunakan untuk merebus, garam 1 sendok, dan daun bawang 2 batang yang sudah diiris halus-halus.

Setelah semuanya siap, campurkan tepung kanji dan tepung terigu lalu tambah daun bawang putih dan merah. Setelah itu, aduk adonan sampai rata. Selanjutnya, panaskan air sekitar 400 ml dan tambahkan garam, kaldu bubuk dan juga merica bubuk. Setelah mendidih, masukkan ke dalam campuran tepung tadi sedikit-sedikit dengan sambil diaduk hingga kira-kira adonan menjadi mudah dibentuk cilok.

Jika dirasa sudah cukup, sekarang kalian bisa mulai membentuknya menjadi cilok hingga semua adonan habis. Setelah selesai, rebuslah adonan yang telah dibentuk cilok tadi dengan air mendidih. Seberapa lama? Tunggu sampai ciloknya mengapung, yang menandakan ciloknya sudah matang. Cilok-cilok yang mengapung bisa segera diangkat untuk selanjutnya dikukus sampai matang & empuk.

Cilok goang ini disajikan dengan kuah. Cara membuat kuahnya adalah dengan merebus air kira-kira 50 ml lalu masukkan ceker ayam atau tulang tangkar. Setelah itu, tambahkan kaldu ayam ke dalam rebusan air tadi. Setelah masak, sajikan cilok tadi dengan kuah ke dalam mangkuk sesuai dengan selera porsi kalian. Terakhir, jangan lupa tambahkan sambal goang. Kini, cilok goang siap untuk disantap. Bisa jadi, cilok goang termasuk salah satu makanan khas Tasikmalaya yang paling mantap. Jadi, jangan sampai ketinggalan untuk mencobanya, ya.

3. Soto Tasikmalaya

Sama seperti bakso, makanan ini juga sudah menjamur di berbagai daerah di seluruh kota di Indonesia. Namun, beberapa daerah memiliki soto khas sendiri-sendiri. Sebut saja soto lamongan yang sudah dikenal di berbagai kota. Lalu ada juga coto Makasar (soto Makasar) yang juga terkenal enaknya. Tak mau kalah, Tasikmalaya juga punya soto khas sendiri, yaitu soto Tasik. Tak hanya dijual di daerah Tasikmalaya, soto ini juga sudah sangat tenar di mana-mana sehingga kami memasukanya dalam makanan khas tasikmalaya. Sebut saja di Yogyakarta yang memang menjadi salah satu pusatnya kuliner. Di kota-kota besar lain juga bisa ditemukan soto Tasik seperti Bandung, Jakarta, dll.

Jangan dikira soto Tasik sama dengan soto-soto lain pada umumnya. Dari warnanya, kuah soto ini warnanya kuning bening. Akan tetapi tertutup bubuk-bubuk merica yang ada di atasnya. Inilah salah satu keunikan dari makanan khas asli Tasikmalaya ini. begitu dicicipi, rasanya memang bisa dibilang unik. Bukan hanya segar dan hangat seperti soto pada umumnya, soto Tasik juga memiliki rasa yang menggigit. Hal ini karena soto khas Tasik ini diberi taburan bubuk merica yang cukup banyak sehingga rasa pedasnya benar-benar nendang. Selain bubuk merica, soto Tasik juga diberi topping berupa toge dan kol sehingga rasanya semakin lezat dan nikmat. Bukan hanya itu saja, suwir-suwiran daging ayam membuat rasa soto ini semakin mantap.

Berapa harga seporsi dari soto Tasik ini? Tentu saja harganya bermacam-macam tergantung di mana anda membelinya, apa saja toppingnya, seberapa besar porsinya, dll. Namun pada umumnya, soto Tasik ini dijual mulai sekitar 7 ribuan hingga lebih dari 10 ribu rupiah. Soto Tasik, seperti halnya soto pada umumnya, lebih nikmat jika disantap masih dalam keadaan panas. Soto Tasik juga cocok untuk sarapan, makan siang, maupun makan malam. Artinya, soto Tasik tetap nikmat dimakan kapan saja. Selain mengenyangkan, soto Tasik ini juga membuat badan hangat dan bahkan berkeringat karena panas dan pedasnya. Jangan sampai menyesal jika belum mencobanya. Jika kalian jalan-jalan ke Tasikmalaya, jangan bingung-bingung mencari makanan untuk mengganjal perut. Cari saja soto Tasik yang banyak dijual di warung-warung makan ataupun di pinggir jalan.

4. Tahu Bulat

“Tahu bulat, digoreng dadakan, limaratusan”. Ya, kurang lebih seperti itulah lagu pengiring yang sering kita dengar dari para penjual tahu bulat. Tahu bulat memang sekarang sudah sangat populer di mana-mana. Di Jakarta, Jogja, Jawa Tengah, dan daerah lainnya kita bisa menemukan penjual tahu bulat ini dengan mudah. Namun tahu bulat ini awalnya berasal dari Jawa Barat atau Sunda. Salah satu daerah di Jawa Barat yang terkenal dengan tahu bulatnya adalah Tasikmalaya. Memang makanan ini asalnya dari Tasikmalaya. Kemudian masuk Bandung tahun 2009. Lalu menyebar luas sampai ke daerah-daerah lain sekitar tahun 2013.

Tahu bulat biasa dijual dengan gerobak atau mobil. Selain namanya yang unik yaitu tahu bulat, lagu pengiringnya juga sangat khas dan membuat banyak orang penasaran. Bukan hanya penasaran, siapapun yang sudah pernah mencoba gurihnya tahu bulat, pasti akan ketagihan. Saking tenarnya makanan ini, sampai-sampai tahun 2016 lalu ada permainan video yang bernama Tahu Bulat. Permainan itu pun langsung menjadi tenar dan bahkan sempat menjadi salah satu game paling banyak didownload di Indonesia.

Salah satu keistimewaan dari tahu bulat adalah rasanya yang gurih. Memang tahu ini berbeda dengan tahu pada umumnya. Bumbunya begitu terasa gurih sehingga memanjakan lidah penikmatnya. Selain itu, cara penyajiannya pun juga menjadi daya tarik tersendiri dimana tahu bulat ini digoreng dadakan. Jadi, pembeli bisa menikmatinya saat masih panas. Memang tahu bulat ini sangat lezat jika disantap saat masih panas dengan sambalnya yang khas juga. Satu lagi, bentuknya yang bulat memang cukup unik. Bulatan tahu yang cukup besar ini nyatanya sukses menarik banyak pembeli

Mungkin kamu sering membeli tahu bulat di daerah-daerah kalian. Namun jika berkunjung ke Tasikmalaya, coba rasakan tahu bulat yang dijual di sana dan bandingkan lebih gurih mana. Harganya yang merakyat membuatnya cepat laku laris manis. Kini, tahu bulat juga tersedia dengan berbagai macam bumbu. Ada bubuk cabai pedas, keju, hingga bbq. Jadi, pembeli bisa memilih sesuai selera masing-masing.

Tahu bulat umumnya dijual keliling baik dengan gerobak maupun mobil bak. Akan tetapi, banyak juga penjual tahu bulat yang menetap dalam menjajakan makanananya ini. Untuk masalah harga, umumnya memang sama yaitu sesuai slogannya: limaratusan (500). Akan tetapi, beberapa penjual juga ada yang memberi harga 5 ribu untuk 7 buah tahu bulat. Meski begitu, harganya tetap terjangkau untuk semua kalangan. Yang jelas, tahu bulat kini menjadi salah satu makanan khas Tasikmalaya yang paling populer di luar daerah.

Kapan waktu yang paling enak untuk makan tahu bulat? Makanan ini cocok dimakan kapan saja karena digoreng dadakan sehingga bisa disantap saat masih panas. Berbeda dengan tahu lain pada umumnya, tahu bulat ini tidak terlalu bikin kenyang. Jadi, cocok untuk cemilan kapan saja dan di mana saja.

5. Kupat Tahu

Apa sih makanan favorit orang Sunda untuk sarapan? Di Tasikmalaya, kupat tahu menjadi salah satu yang paling khas. Ya, kupat tahu ini memang identic dengan makanan orang-orang Sunda meski sekarang sudah banyak yang menjajakannya. Kadang penjual menyajikannya dengan lontong sebagai alternative. Lalu, ditambah dengan tahu goreng dipotong-potong serta sayur toge. Kemudian disiram kuah dengan bumbu kacang. Terakhir, ditaburi kerupuk di atasnya agar lebih renyak. Ada juga yang lebih suka agak manis, maka ditambahkan kecap. Jika ingin yang pedas-pedas, tinggal tambah sambal. Bagi yang belum tahu, mungkin akan mengira ini seperti ketoprak atau gado-gado. Yang pasti, ini juga termasuk salah satu kuliner makanan khas Tasikmalaya.

Kupat tahu ini tidak hanya dijual di Tasikmalaya. Di Bandung, ada ratusan pedagang yang menjajakan kupat tahu ini. Kupat tahu khas Tasikmalaya ini juga kadang disebut kupat tahu khas Singaparna. Singaparna sendiri merupakan kota kecil di Tasik. Kota inilah yang sering dikenal sebagai kota santri. Banyak penjual yang berasal dari Singaparna menjajakan makanan khas ini ke luar daerah seperti Bandung dan sekitarnya. Rasanya pun akhirnya dikenal luas di Sunda dan sekitarnya, maka tidak heran jika kupat tahu terkenal juga sebagi makanan khas bandung.

Kupat tahu khas Sunda ini menggunakan tahu kuning yang lembek sedikit dan digoreng setengah matang. Untuk menyajikannya, pertama longtong atau ketupat dipotong-potong dan tahu segar digoreng dengan dipotong-potong. Lalu diletakkan ke atas ketupat. Untuk topping, biasanya diberi tambahan sayur toge, lalu baru terakhir disiram kuah bumbu kacang.

Bumbu kacangnya seharusnya diulek langsung pada saat penyajian menggunakan cobek agar tidak cepat basi. Namun ada juga yang sudah menyiapkannya dari rumah agar tidak repot saat penyajian. Kupat Tahu Petis Panasaran yang ada di jl. Purwakarta adalah salah satu tempat yang menjajakan kupat tahu dengan bumbu kacang diulek dadakan. Pengunjungnya selalu ramai. Artinya rasanya memang sangat nikmat.

Ciri khas dari Kupat Tahu Petis Panasaran ini adalah tambahan petisnya yang menambah rasa menjadi semakin mantap. Bagi yang belum tahu, petis adalah bumbu dapur yang bentuknya mirip terasi. Ia dibuat dari udang kecil-kecil. Petis sendiri berasal dari industri rumahan Cirebon, Jawa Barat.

Dibanding dengan kupat tahu dari daerah lain, kupat tahu Tasik jauh lebih mantap. Bumbunya juga nendang bagi penggila kuliner yang suka pedas. Untuk membuat lontong atau ketupatnya, beras yang digunakan tidak sama dengan beras untuk nasi, namun menggunakan beras IR 5 yang putih dan lembut. Jika kalian sedang jalan-jalan di kota Tasik, sesekali coba mampir ke warung-warung pinggir jalan yang ada tulisan Kupat Tahu untuk mencoba makanan khas ini. Dijamin kalian akan ketagihan!

Foto : cookpad, dan beberapa sumber di internet,

Tags

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Hayu Liburan Luur :)
Close
Close

Adblock Detected

Please consider supporting us by disabling your ad blocker